BI-500 ALAT POTONG ASPAL MESIN DIESEL
- Fungsi Utama: Digunakan untuk memotong aspal, beton cor, dan keramik untuk perbaikan atau pengerjaan jalan.
- Keunggulan Diesel: Penggerak diesel (contoh: Tiger CC-149D dengan Dongfeng) menawarkan daya tahan dan tenaga yang lebih kuat untuk pekerjaan berat dibanding mesin bensin.
- Spesifikasi Umum:
- Kedalaman Potong: Umumnya mencapai 145 mm - 150 mm.
- Diameter Pisau: Berkisar 14 inci hingga 20 inci.
- Fitur: Dilengkapi sistem pendingin air untuk mata pisau agar tidak cepat aus.

BI-490 BREAKER HM 1306
Breaker HM1306 adalah mesin bobok bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan pukulan kuat dan stabil, menjadikannya pilihan tepat untuk pekerjaan berat di lapangan.
Deskripsi Produk:
- Didesain dengan daya tinggi untuk pekerjaan pembongkaran berat
- Menggunakan mata pahat Hexagon 30 mm untuk kekuatan maksimal
- Konstruksi kokoh dengan sistem pendinginan efisien
- Memberikan daya hentakan besar untuk efisiensi kerja lebih cepat
- Ideal untuk penggunaan profesional di bidang konstruksi dan renovasi

BI-480 STAMPER CX-200 (TYPE DORONG)
- Cara Kerja: Mesin menghasilkan getaran melalui plat bawah, memberikan tekanan ke bawah sambil bergerak maju pelan-pelan.
- Kelebihan: Ukurannya kompak, mudah dioperasikan, dan cocok untuk area terbatas atau sudut sempit di mana alat berat besar tidak bisa masuk.
- Spesifikasi Umum: Biasanya memiliki berat sekitar 80-90 kg, kecepatan jalan 15-20 m/menit, dan kapasitas tangki bahan bakar sekitar 3-4 liter.
- Perawatan: Pastikan untuk membersihkan pelat bawah dari sisa aspal/beton, rutin cek oli mesin dan oli vibrator, serta periksa V-belt.

BI-480A STAMPER MTR-125 (TYPE KUDA)
- Mekanisme: Menggunakan sistem impact atau hentakan pegas yang kuat, sering disebut "kuda" karena gerakan naik-turunnya.
- Penggunaan: Ideal untuk pemadatan tanah tanah liat, pondasi, dan jalan raya.
- Spesifikasi: Umumnya memiliki berat 70-85 kg dengan tenaga mesin sekitar 5-6.5 HP (contoh: mesin Honda GX160).
- Keunggulan: Lebih kuat memadatkan tanah dalam dibanding stamper kodok (plate compactor).

MINI AMP (ASPHALT MIXING PLANT)
Salah satu komponen penting pada struktur jalan adalah Beton Aspal atau Laston Aspal. Laston Aspal biasa diproduksi di sebuah mesin besar bernama Asphalt Mixing Plant/ AMP. Pengertian Asphalt Mixing Plant adalah suatu tempat yang terdiri dari beberapa alat- alat berat dan mesin yang berfungsi untuk memproduksi Beton Aspal / Hotmix dalam skala besar. Kapasitas produksi dari AMP sangat tergantung dari jenis dan spesifikasi alat. Adapun jenis- jenis aspal yang bisa diproduksi oleh Asphalt Mixing Plant antara lain AC-BC, AC-WC, Ac-Base dan lain- lain. Asphalt Mixing Plant biasa digunakan pada proyek jalan yang mempunyai kebutuhan hotmix sangat besar. Karena untuk membangun Asphalt Mixing Plant diperlukan peralatan dan biaya yang besar. Perlu perhitungan khusus untung dan rugi jika membangun asphalt mixing plant atau AMP. Apabila proyek jalan dengan kebutuhan hotmix sedikit sebaiknya beli jadi aja hotmix ke AMP lain.
Adapun pengertian secara mendetail Asphalt Mixing Plant adalah Gabungan dari beberapa alat mekanik dan elektronik yang digunakan untuk mencampur beberapa fraksi agregat dengan aspal drum atau aspal curah sehingga menghasilkan campuran beton aspal yang bisa digunakan untuk struktur jalan atau sesuai kebutuhan.
Untuk daerah-daerah tertentu yang sulit dijangkau oleh AMP besar, maka kehadiran Mini AMP menjadi solusi yang sangat baik. Bina Mutu Teknotama Digital menawarkan solusi dengan membuat ASPHALT MIXING PLANT (AMP) MINI MOBILE. Karena sifatnya mobile sehingga AMP tersebut bisa dipindahkan menggunakan Dump Truk untuk menjangkau pelosok-pelosok yang tidak terlayani oleh AMP biasa. Jangan sampai salah memilih Mini AMP yang abal-abal, karena MINI AMP MOBILE produk kami sudah terbukti kehandalannya. Sudah banyak yang menggunakan di daerah-daerah.
AMP MINI MOBILE yang kami tawarkan adalah :
- Model : AMP-150 SA
- Kapasitas : 10-15 Ton / Jam
Adapun spesifikasi alatnya adalah sebagai berikut :



Untuk informasi lebih lengkap silahkan menghubungi marketing kami :
- Telp./WA/Telegram : WA 08122373106 (Fast Respon)
- E-mail :
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. - Office : Jl. Pasir Gede No. 44 Padalarang - Bandung Barat - Provinsi Jawa Barat 40553
BI-200A Flash And Pire Point By Claveland Open Cup Electric
BI-200A FLASH AND PIRE POINT BY CLAVELAND OPEN CUP ELECTRIC (PENGUJIAN TITIK NYALA DAN TITIK BAKAR ELEKTRIK)
Standar Acuan : SNI 2433:2011, ASTM D-92, AASHTO T-48
Aspal merupakan material hasil penyaringan minyak mentah yang digunakan sebagai bahan perkerasan jalan. Kualitas aspal menjadi suatu yang sangat penting dan harus diperhatikan untuk bahan perkerasan, terutama dalam sifatnya yang bisa menyala dan terbakar. Titik nyala dan titik bakar aspal sangat penting diketahui sebagai perencanaan bahan perkerasan jalan agar pada saat kondisi tertentu aspal tidak terbakar. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui titik nyala dan titik bakar aspal.
Pengujian titik nyala dan titik bakar aspal berguna untuk mengetahui temperatur dimana aspal mulai menyala, dan temperatur dimana aspal mulai terbakar. Data ini dibutuhkan sebagai informasi penting dalam proses pencampuran demi keselamatan dalam bekerja. Pengujian dilakukan dengan mencetak contoh semen aspal di dalam cawan cleveland yang terbuat dari kuningan. Cawan diletakkan di atas pelat pemanas dan dimasukkan termometer pengukur temperatur. Temperatur di mana aspal terlihat menyala singkat merupakan temperatur titik nyala, dan temperatur dimana aspal mulai menyala selama minimal 5 detik dinamakan titik bakar
Titik nyala dapat digunakan untuk mengukur kecenderungan aspal dapat terbakar akibat panas dan api pada kondisi terkontrol di laboratorium. Hasil tersebut dapat digunakan sebagai informasi bahaya kebakaran yang sesungguhnya di lapangan.
Peralatan yang digunakan :
- Cawan Cleveland
- Pelat Pemanas
- Nyala Api Penguji Elektrik
- Termometer
- Pemanas dan Penyangga
- Bahan yang digunakan : Pelarut dan Pembersih yaitu Aseton, Toluen, Xulene dan Minyak Tanah.
Ringkasan pengujian : masukan kurang lebih 70mL benda uji aspal ke dalam cawan cleveland. Pada waktu pemanasan naikkan temperatur benda uji dengan cepat dan kemudin setelah mendekati temperatur titik nyala-perkiraan, atur kenaikan temperatur menjadi lebih lambat dan konstan. Pada saat itu nyala api penguji dilewatkan pada cawan vleveland hingga dipeoleh titik nyala dan titik bakar.
Perlatan lengkap bisa dilihat pada gambar berikut :
