- CO-560 ULTRASONIC PULSE VELOCITY (UPV) PUNDIT PL-200 PROCEQ
- CO-570 ULTRASONIC PULSE VELOCITY TESTER C536N MATEST
Ultrasonic pulse velocity (UPV) test instrument to examine the quality of concrete and other materials such as rock, wood and ceramics.
It provides an extended range of measurement modes and superior features for on-site testing: Assess the concrete uniformity using standard A-Scans and the new Line Scan functionality, estimate the compressive strength of concrete or measure the surface velocity and the depth of perpendicular cracks.
The intelligent software supports directly accessible settings in real time from the measuring screen. The highest resolution and sharpest image available in the market allows best possible analysis of the measured waveforms.


- Memadatkan Beton (Concrete Compaction): Menggetarkan adonan beton agar terdistribusi merata ke seluruh sudut bekisting.
- Menghilangkan Udara Terjebak: Mengeluarkan gelembung udara yang terperangkap dalam campuran beton, yang dapat melemahkan struktur.
- Mencegah Beton Keropos (Honeycombing): Menghindari adanya lubang-lubang kecil atau keropos di dalam hasil cor yang dapat mengurangi kekuatan struktur.
- Meningkatkan Kualitas dan Kekuatan: Memastikan hasil beton yang padat, kokoh, dan berumur panjang.
- Fleksibilitas Portabel: Mudah dibawa dan digunakan untuk proyek kecil hingga menengah, seperti pengecoran pondasi, tiang, dan jalan.

Pengujian modulus elastisitas beton dilakukan untuk mengetahui seberapa elastis beton dalam merespons beban atau tegangan. Pengujian ini dapat dilakukan dengan metode destruktif dan non-destruktif. Metode destruktif melibatkan pengujian sampel beton silinder dengan mengukur deformasi aksial di bawah tekanan, sedangkan metode non-destruktif menggunakan alat seperti Ultrasonic Pulse Velocity (UPV).
Metode Pengujian:
1. Metode Destruktif (Destructive Testing):
2. Metode Non-Destruktif (Non-Destructive Testing):
Hasil Pengujian:
- Hasil pengujian modulus elastisitas beton dapat digunakan untuk merancang struktur yang lebih aman dan efisien.
- Modulus elastisitas beton umumnya berbanding lurus dengan kuat tekan beton.
- Semakin tinggi kuat tekan beton, semakin tinggi pula modulus elastisitasnya.
Contoh Nilai:
- Modulus elastisitas beton M20 sekitar 22360 MPa.
- Modulus elastisitas beton M25 sekitar 25000 MPa.
- Menurut standar Australia, modulus elastisitas beton (Ec) adalah 26700 MPa.

STANDARD : BS 1881-103
Compacting Factor Aparatus digunakan untuk menentukan faktor pemadatan beton dengan kemampuan kerja rendah, sedang, dan tinggi.
- Peralatan ini terdiri dari dua corong berbentuk kerucut yang dipasang di atas silinder, yang disejajarkan pada rangka baja yang kokoh.
- Setiap corong dilengkapi dengan engsel untuk mekanisme Quick Release.
- Faktor pemadatan adalah rasio antara berat beton, yang sebagian dipadatkan dalam kerucut, dengan berat beton yang dipadatkan sepenuhnya dalam silinder.
- Baik corong maupun silinder memiliki konstruksi yang kaku dan terbuat dari logam yang tidak mudah diserang oleh pasta semen.
Alat yang dginakan seperti gambar di bawah ini :

CONCRETE SPECIMENT CUTTING MACHINE
Standar Acuan : SNI 03-2492-2002 Metode Pengambilan dan Pengujian Beton Inti
Beton inti hasil pengambilan menggunakan mesin Core Drill tidak bisa langsung diuji menggunakan mesin kuat tekan beton, tetapi harus terlebih dahulu dipotong kedua ujungnya agar rata dan tegak lurus. Dalam point 5.3.1 SNI 03-2492-2002 dijelaskan : Ujung beton inti harus dipersiapkan untuk keperluan uji kuat tekan sebagai berikut :
- Permukaan bidang tekan benda uji harus rata dan tegak lurus terhadap sumbu benda uji;
- Apabila ketentuan 1) tidak dapat dipenuhi, permukaan bidang tekan dan benda uji harus diratakan dengan mesin gergaji beton atau gerinda, sehingga memenuhi ketentuan sebagai berikut :
- Penyimpangan kerataan permukaan bidang tekan tidak boleh lebih dan 1 mm terhadap permukan ujung benda uji;
- Penyimpangan ketidaklurusan permukaan bidang tekan terhadap sumbu benda uji tidak tidak boleh lebih dan 50;
- Penyimpangan diameter permukaan bidang tekan tidak boleh lebih dan 1 mm terhadap diameter rata-rata benda uji.
Untuk keperluan tersebut Bina Mutu Teknotama Digital menyediakan 2 type alat potong Speciment Beton Inti yaitu :
- CO-880 SPECIMENT CUTTING MACHINE OUTOMATIC
- CO-890 SPECIMENT CUTTING MACHINE MANUAL
Kedua alat tersebut dapat dilihan pada gambar di bawah ini :




