SO-130 STANDARD PENETRATION TEST (SPT) MANUAL
Uji SPT (Standard Penetration Test)
Standar Acuan : SNI 4153:2008
Uji SPT adalah metode uji tanah in-situ yang dilaksanakan guna mengetahui sifat rekayasa geoteknik tanah bawah permukaan, terutama untuk tanah tanpa kohesi. Standard Penetration Test (SPT) dilaksanakan bersamaan dengan pengeboran, baik untuk mengetahui sifat perlawanan dinamik tanah juga sekaligus melakukan pengambilan sampel tanah UDS (Undisturbed Sample) dengan teknik penumbukan.
Uji SPT terdiri atas uji pemukulan tabung belah dinding tebal ke dalam tanah, disertai pengukuran jumlah pukulan untuk memasukkan tabung belah sedalam 300 mm vertikal. Dalam sistem beban jatuh ini digunakan palu dengan berat 63,5 kg, yang dijatuhkan secara berulang dengan tinggi jatuh 0,76 m.
Peralatan UJI SPT
Peralatan yang digunakan dalam pengujian SPT adalah :
- Mesin bor
- Mesin pompa
- Split barrel sampler
- Palu dengan berat 63,5 kg dengan toleransi meleset ± 1%
- Alat penahan (tripod)
- Rol meter
- Alat penyipat datar
- Kerekan
- Kunci-kunci pipa
- Tali untuk menarik palu
- Alat bantu lainnya.
Prosedur Uji SPT
Prosedur uji SPT sesuai Buku Manual Petunjuk Teknis Pengujian Tanah Dari Kementrian PUPR adalah mengacu pada SNI 4153:2008, yang langkahnya adalah sbb:
- Mempersiapkan lubang bor hingga kedalaman uji
- Memasukkan alat split spoon sampler secara tegak
- Pastikan hammer jatuh dengan free falling (terjun bebas), tanpa ada hambatan sampai menumbuk
- Menumbuk dengan hammer dan mencatat jumlah tumbukan setiap 15 cm penetrasi. Hammer dijatuhkan secara bebas pada ketinggian 760 m
- Nilai tumbukkan dicatat 3 kali (N0, N1, N2) dimana nilai Nspt = N1+N2. Split spoon sampler diangkat ke atas dan kemudian dibuka. Sampel yang diperoleh dengan cara ini merupakan sampel yang sangat terganggu
- Sampel yang diperoleh dimasukkan ke dalam plastik untuk diuji di laboratorium. Pada plastik tersebut harus diberikan catatan nama proyek, kedalaman dan nilai N.
Pelaksanaan pengujian dibagi dalam tiga tahap, yaitu berturut-turut setebal 150 mm untuk masing-masing tahap. Tahap pertama dicatat sebagai dudukan, sementara jumlah pukulan untuk memasukkan tahap ke-dua dan ke-tiga dijumlahkan untuk memperoleh nilai pukulan N atau perlawanan SPT (dinyatakan dalam pukulan per 0,3 m).

Sondir Ringan Manual 2.5 Ton Dan Sondir Berat Manual 5 Ton
SO-200 SONDIR RINGAN MANUAL 2.5 TON dan SO-210 SONDIR BERAT MANUAL 5 TON
Standar Acuan : SNI 2827:2008; ASTM D-3441
Dalam desain struktur tanah fondasi sering dilakukan analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi suatu bangunan dengan menggunakan parameter tanah baik tegangan total maupun tegangan efektif. Parameter perlawanan penetrasi dapat diperoleh dengan berbagai cara. Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir (SNI 03-2827-1992) yang berlaku baik untuk alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik (hidraulik). Peralatan uji penetrasi ini antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik, dan perlengkapan lainnya. Kemudian dirvisi dengan SNI 2827:2008, Mengingat diperlukannya parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan untuk keperluan interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi suatu bangunan.
Tujuannya Pengujian Sondir adalah untuk memperoleh parameter-parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan, dengan alat sondir (penetrasi quasi statik). Parameter tersebut berupa perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat dipergunakan untuk interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi.
Bina Mutu Teknotama Digital menyediakan 2 Type Sondir Manual yaitu SO-200 Sondir Ringan Manual 2.5 Ton dan SO-210 Sondir Berat Manual 5 Ton. Karena menggunakan penggerak manual oleh tenaga manusia, maksimum kedalaman tanah yang bisa dijangkau adalah 20 meter, dimana setiap interval 20 cm dilakukan pembacaan perlawanan konus dan perlawanan geser. Adapun rincian lengkapnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


CPT WITH DIGITAL COMPUTERIZED
SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED (SONDIR HIDROLIK DIGITAL DILENGKAPI PROGRAM KOMPUTER)
Standar Acuan : SNI 2827:2008; ASTM D-3441
Dalam desain struktur tanah fondasi sering dilakukan analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi suatu bangunan dengan menggunakan parameter tanah baik tegangan total maupun tegangan efektif. Parameter perlawanan penetrasi dapat diperoleh dengan berbagai cara. Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir (SNI 03-2827-1992) yang berlaku baik untuk alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik (hidraulik). Peralatan uji penetrasi ini antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik, dan perlengkapan lainnya. Kemudian dirvisi dengan SNI 2827:2008, Mengingat diperlukannya parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan untuk keperluan interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi suatu bangunan.
Tujuannya Pengujian Sondir adalah untuk memperoleh parameter-parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan, dengan alat sondir (penetrasi quasi statik). Parameter tersebut berupa perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat dipergunakan untuk interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi.
Bina Mutu Teknotama Digital mengembangkan Varian Sondir Hydraulic Digital yang dilengkapi dengan program komputer yaitu :
- SO-670 SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED 5 TON
- SO-720 SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED 10 TON
- SO-755 SONDIR DIGITAL COMPUTERIZED 20 TON
Selain menggunakan penggerak hydraulic type ini juga dilengkapi dengan Manometer Digital sehingga pembacaan Tahana Konus dan Selimut Geser nya lebih akurat, bahkan sampai 2 angka dibelakang koma. Selain itu Sondir ini juga dipercanggih dengan penggunaan program komputer yang dibuat khusus untuk SONDIR yang terinstall dalam Laptop khusus. Selain keunggulan tersebut Sondir ini juga dapat digunakan untuk melakukan penyelidikan tanah sampai kedalam 30 meter yang tidak bisa dicapai oleh sondir ringan dan sondir manual.
Untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat pada uraian di bawah ini.



CPTu 100 kN (10 Ton)
CONE PENETRATION TEST (CPTu) 100 kN
CPTu adalah Cone Penetration Test with pore pressure measurement (atau Cone Penetration Test with Pore Pressure), yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai uji penetrasi konus dengan pengukuran tekanan air pori. CPTu 100 kN adalah mesin uji penetrasi kerucut statis dengan kapasitas gaya dorong 100 kN atau sekitar 10 ton untuk mengukur kekuatan dan jenis lapisan tanah.
Cara kerja :
- Cone Penetration Test (CPT): Metode uji sondir atau penekanan konus ke dalam tanah untuk mengukur tahanan ujung dan geseran selubung.
- with pore pressure measurement (u): Penambahan sensor khusus (piezometer) pada alat untuk mengukur tekanan air di dalam pori-pori tanah secara langsung.
Spesifikasi Utama
- Gaya dorong: 100 kN (10 ton).
- Gaya tarik keluar: Sekitar 130 kN hingga 230 kN tergantung jenis rig.
- Kecepatan penetrasi: Standar 20 mm/detik (2 cm/detik).
Parameter yang Diukur
- Tahanan ujung konus (qc): Kekuatan perlawanan ujung tanah.
- Gesekan selimut (fs): Gesekan pada dinding pipa atau konus.
- Tekanan air pori (u): Tekanan air di dalam pori-pori tanah.
Kelebihan Pengujian
- Memberikan data kontinu secara cepat dan akurat.
- Sangat baik untuk menyelidiki tanah lunak sampai tingkat sedang.
- Menggunakan sistem akuisisi data digital yang langsung tersinkronisasi ke komputer.

SO-700 SONDIR HYDRAULIC BERAT 10 TON dan SO-750 SONDIR HYDRAULIC BERAT 20 TON
Standar Acuan : SNI 2827:2008; ASTM D-3441
Dalam desain struktur tanah fondasi sering dilakukan analisis stabilitas dan perhitungan desain fondasi suatu bangunan dengan menggunakan parameter tanah baik tegangan total maupun tegangan efektif. Parameter perlawanan penetrasi dapat diperoleh dengan berbagai cara. Dalam melakukan uji penetrasi lapangan ini digunakan metode pengujian lapangan dengan alat sondir (SNI 03-2827-1992) yang berlaku baik untuk alat penetrasi konus tunggal maupun ganda yang ditekan secara mekanik (hidraulik). Peralatan uji penetrasi ini antara lain terdiri atas peralatan penetrasi konus, bidang geser, bahan baja, pipa dorong, batang dalam, mesin pembeban hidraulik, dan perlengkapan lainnya. Kemudian dirvisi dengan SNI 2827:2008, Mengingat diperlukannya parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan untuk keperluan interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi suatu bangunan.
Tujuannya Pengujian Sondir adalah untuk memperoleh parameter-parameter perlawanan penetrasi lapisan tanah di lapangan, dengan alat sondir (penetrasi quasi statik). Parameter tersebut berupa perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah (Tf), yang dapat dipergunakan untuk interpretasi perlapisan tanah dan bagian dari desain fondasi.
Bina Mutu Teknotama Digital menyediakan Varian Sondir Hydraulic dengan kapasitas yang lebih besar yaitu :
- SO-700 Sondir Hydraulic Berat kapasitas 10 Ton
- SO-750 Sondir Hydraulic Berat kapasitas 20 Ton
Kedua sondir hydraulic ini dapat digunakan untuk melakukan penyelidikan tanah sampai kedalam 30 meter, seguah kedalaman yang tidak bisa dicapai oleh sondir ringan dan sondir manual.
Untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat pada uraian di bawah ini.

